Memiliki warna gigi yang putih cemerlang pastinya idaman banyak kalangan, khususnya kalangan milenial. Namun untuk mendapatkan gigi putih, terkadang seseorang harus melakukan bleaching terlebih dahulu. Nah sebelum itu, ada kalanya memperhatikan juga efek samping bleaching gigi yang nantinya bisa pasien alami.
Karena selain warna gigi yang putih cemerlang, pada beberapa fenomena tertentu mungkin saja memunculkan keluhan gigi lainnya yang dirasakan oleh pasien. Untuk lebih memahami terkait efek samping bleaching gigi dan cara mencegahnya, Anda bisa memperhatikan ulasan dari kami berikut.
Efek Samping Bleaching Gigi
Banyak kalangan yang sekarang ini melakukan beragam perawatan untuk menangani keluhan gigi atau sekedar sebagai penunjang penampilan. Salah satu perawatan yang umumnya hanya sebagai ajang penunjang penampilan adalah bleaching gigi.
Bagaimana tidak, pasien yang datang dengan ingin bleaching tentu saja ingin membuat tampilan warna gigi menjadi lebih putih. Ketika gigi memiliki warna putih bersih, secara otomatis akan menambah kepercayaan diri karena tampilan cukup memukau.
Nah ketika memiliki tampilan yang memukau, seseorang pastinya akan merasa nyaman untuk berinteraksi dengan orang lain. Hal inilah yang kemudian membuat sejumlah kalangan ingin membuat tampilan gigi menjadi nampak putih bersih dan terhindar dari adanya plak atau karang gigi.
Meskipun demikian, Anda perlu memahami juga bahwa bleaching gigi memiliki efek samping yang ketika tidak diperhatikan tentu bisa berbahaya. Alih-alih mendapat tampilan gigi yang putih bersih, justru bisa jadi menimbulkan keluhan gigi lainnya.
Oleh karena itu, perlu pemahaman lebih lanjut bahwa bleaching memiliki efek samping dalam jangka waktu tertentu. Penasaran apa saja efek samping dari perawatan gigi jenis ini, yuk langsung simak ulasan selengkapnya berikut.
Gigi Menjadi Lebih Sensitif
Efek samping yang pertama dirasakan oleh pasien mungkin saja gigi menjadi lebih sensitif ketika mengonsumsi makanan tertentu. Apabila kalian mengonsumsi makanan atau minuman bersuhu ekstrem, bisa jadi membuat gigi menjadi terasa ngilu.
Rasa ngilu yang muncul ini bukan serta merta dari suhu makanan tersebut, melainkan tingkat sensitifitas gigi semakin tinggi. Hal ini dapat terjadi karena dampak bleaching, yang mana bleaching memiliki kandungan berbahan kimia dengan efek samping jangka panjang.
Gusi Mudah Iritasi
Seperti yang kita tahu bahwa bleaching merupakan proses pemutihan warna gigi dengan bahan kimia khusus dari dokter. Bahan kimia atau larutan tersebut apabila masuk mengenai jaringan gusi, tentu saja akan berakibat permasalahan lainnya.
Salah satu yang bisa terjadi apabila bahan kimia atau larutan masuk ke jaringan gusi adalah menjadi iritasi. Keluhan semacam ini biasa disebut juga peradangan, yang mana muncul warna kemerahan pada bagian gusi. Ketika gusi mengalami peradangan, lama kelamaan bisa menyebabkan rasa nyeri.
Gigi Menjadi Lebih Mudah Rapuh
Proses perawatan bleaching pastinya harus sesuai rekomendasi dari dokter terlebih dahulu. Sebelum melakukan perawatan, dokter akan memeriksa struktur gigi dan mungkin keluhan yang pasien alami.
Hal ini untuk mencegah terjadinya keluhan gigi lainnya pasca melakukan perawatan bleaching. Tak hanya itu saja, pasien juga tidak diperkenankan untuk sering melakukan bleaching gigi karena dapat menyebabkan gigi semakin rapuh.
Pasien yang tadinya ingin memiliki warna gigi putih bersih, bleaching yang dilakukan secara rutin atau bahkan sering bisa menyebabkan gigi terlihat kusam dan semi transparan. Bahan abrasif dari produk bleaching nantinya juga dapat merusak lapisan gigi, sehingga menurunkan tingkat perlindungan akar gigi dan lapisan lainnya.
Cara Mencegah Terjadinya Efek Samping Bleaching Gigi
Setelah mengetahui beberapa efek samping bleaching gigi, mungkin Anda merasa khawatir dan lebih waspada untuk melakukan perawatan jenis ini. Sebenarnya tidak ada masalah, selagi masih dalam batas wajar dan pengawasan dari dokter.
Nah jika kami boleh memberikan saran, sebaiknya sebelum melakukan bleaching Anda memperhatikan beberapa poin tertentu seberti berikut ini.
- Ketika berminat untuk bleaching gigi, ada kalanya untuk konsultasi terlebih dahulu dengan dokter atau tenaga ahli yang profesional. Hal ini agar nantinya mendapat layanan yang tepat dengan hasil memuaskan dan meminimalisir terjadinya efek samping berbahaya.
- Anda juga harus mencegah untuk mengonsumi makanan dan minuman yang dapat meninggalkan noda pada gigi. Ini penting karena untuk meminimalisir seseorang harus memutihkan gigi dengan cara bleaching.
- Selain itu, sebisa mungkin Anda mengurangi konsumsi makanan dan minuman yang mengandung asam maupun soda.
- Rajin menggosok gigi dengan teknik yang benar, agar nantinya tidak meninggalkan plak atau pemudaran warna gigi.