Vaksin adalah sebuah langkah medis yang diberikan kepada anak sejak dini dengan tujuan menjaga kekebalan tubuh dari bakteri atau virus. Pada usia bayi, kekebalan tubuh manusia sangat rentan terhadap penyakit. Oleh karena itu Vaksin perlu diberikan anak bahkan hingga 9 kali vaksin sampai usia 2 tahun. Pada kesempatan ini klinik vaksin anak Jogja secara khusus klinik Opal Dental akan membagikan informasi tentang manfaat dan jenis-jenis vaksin pada anak.
Ketika kita sudah menjadi orang tua sangat penting untuk memperhatikan tumbuh kembang sang anak. Termasuk melakukan pemberian imunisasi dasar atau yang biasa disebut dengan tindakan vaksin anak secara lengkap. Bagi para orang tua yang saat ini sedang mencari rekomendasi tempat vaksin anak di Jogja. Maka Anda sudah berada ditempat yang tepat, karena Opal telah menyediakan beberapa macam vaksin yang akan diberikan kepada sikecil untuk menjaga kekebalan tubuh dengan kualitas dan pelayanan yang terbaik.
Sebenarnya tujuan vaksin dilakukan adalah bentuk upaya untuk membentuk kekebalan tubuh pada anak. Kekebalan tubuh inilah yang membuat anak tidak mudah tertular penyakit, wabah, serta daya tahan tubuhnya kuat.
Simak artikel berikut karena kami akan membahas hal-hal seputar vaksin anak. Serta kami akan memberikan Moms rekomendasi klinik vaksin anak yang ada di Jogja.
Apa itu Klinik Vaksin Anak?
Klinik vaksin anak adalah klinik yang melayani pemberian imunisasi kepada anak. Imunisasi sebenarnya bisa diberikan untuk segala usia, namun hanya beberapa jenis imunisasi dasar yang dibutuhkan oleh anak-anak bahkan sejak bayi yang baru lahir.
Tujuan dilakukannya vaksin adalah untuk melindungi anak agar tidak mudah tertular penyakit, serta terhindar dari penyakit berbahaya yang bisa menyebabkan cacat hingga kematian. Peranan vaksin untuk anak ini bisa dibilang sangat penting untuk menjaga kesehatan anak.
Jadi, penting untuk Moms mengetahui klinik terbaik untuk melakukan vaksin dan imunisasi pada anak. Vaksin di klinik abal-abal justru bisa memberi dampak negatif bahkan penyakit berbahaya. Lakukan riset dan pastikan vaksin ditangani oleh dokter yang terpercaya
Pentingnya Vaksin Anak?
Mengapa vaksin penting untuk anak? Vaksin atau pemberian imunisasi pada anak penting karena dapat melindungi anak dari berbagai penyakit berbahaya. Penyakit berbahaya ini bisa menjadi sangat fatal karena dapat menyebabkan cacat hingga kematian.
Jika anak telah mendapatkan vaksin, akan terbentuk herd immunity atau kekebalan kelompok. Herd immunity mampu mencegah penularan penyakit berbahaya pada orang yang tidak mendapatkan vaksin. Beberapa anak yang tidak bisa mendapatkan vaksin misalnya karena kondisi kesehatan tertentu.
Hepatitis A
Hepatitis A adalah infeksi hati menular yang disebabkan oleh virus hepatitis A (HAV). Virus ini biasanya menyebar melalui konsumsi makanan atau air yang terkontaminasi atau melalui kontak dekat dengan orang yang terinfeksi. Meskipun hepatitis A dapat menyebabkan gejala seperti kelelahan, mual, sakit perut, dan penyakit kuning, biasanya tidak menyebabkan kerusakan hati jangka panjang.
Hepatitis B
Saat bayi lahir, vaksin ini dianjurkan untuk diberikan kepada sang bayi sekitar 12 jam setelah bayi dilahirkan. Kemudian vaksin kedua akan diberikan dalam jangka waktu satu bulan setelah pemberian vaksin pertama. Setelah 2 bulan semenjak vaksin kedua, barulah vaksin ketiga diberikan. Dan untuk vaksin keempat diberikan 5 bulan setelah vaksin ketiga.
BCG
Untuk pencegahan penyakit Tuberkulosis atau TBC, vaksin BCG adalah jenis vaksin yang cocok diberikan kepada anak. Vaksin ini bisa diberikan saat anak berusia 2-3 bulan. Tujuan vaksin ini untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh yang kuat.
OPV dan IPV
Vaksin Polio Oral (OPV) dan Vaksin Polio Suntik (IPV) adalah jenis vaksin yang memiliki tugas untuk mencegah penyakit polio. Penyakit ini tidak boleh dianggap remeh karena mengandung infeksi virus yang bisa menyebabkan lumpuh permanen bahkan kematian. Untuk vaksin OPV bisa diberikan sejak anak baru lahir dan dapat diberikan lagi saat berusia 2,3 dan 4 bulan. Sedangkan IPV dapat diberikan pada anak saat berusia 6 hingga 18 bulan.
DPT
Vaksin DPT adalah singkatan dari Difteri, Pertusis, Tetanus. Pemberian vaksin DPT bisa dilakukan saat anak berusia 2, 3, dan 4 bulan. Vaksin ini dapat diulang dalam jangka waktu setahun setelah anak menerima imunisasi DPT ketiga.
HiB
Untuk mencegah penyakit meningitis dan pneumonia, Moms bisa memberikan vaksin HiB (Haemophilus Influenzae Type B). Vaksin ini bisa diberikan saat usia anak 2, 3, 4 bulan. Untuk dosis keempat diberikan pada anak saat usia 15-18 bulan.
HPV
Vaksin HPV melindungi dari beberapa jenis human papillomavirus (HPV), yang merupakan virus menular seksual yang paling umum di Amerika Serikat. Salah satu fakta menarik adalah bahwa vaksinasi HPV saat ini mencakup sembilan jenis HPV, yang telah dikaitkan dengan lebih dari 90% kasus kutil kelamin dan 90% kanker yang berhubungan dengan HPV.
Influenza
Vaksin influenza sangat efektif pada anak-anak, secara signifikan mengurangi risiko infeksi influenza dan komplikasi yang terkait. Penelitian telah menunjukkan tingkat efektivitas vaksin yang bervariasi, dengan angka berkisar antara 23% hingga 63% terhadap berbagai jenis virus influenza di antara anak-anak berusia 6 bulan hingga 17 tahun.
Japanese Encephalitis (JE)
Vaksin Japanese Encephalitis (JE) sangat penting untuk mencegah JE, infeksi virus yang berpotensi parah yang ditularkan oleh nyamuk Cullex Tritaeniorhynchus dan umum di Asia dan beberapa wilayah Pasifik Barat.
MMR
Vaksin MMR secara rutin diberikan kepada anak-anak di seluruh dunia sebagai bagian dari program imunisasi nasional. Penggunaannya yang meluas telah menyebabkan penurunan yang signifikan dalam prevalensi measles (campak), mumps (gondong), dan rubella di banyak negara.
PCV
Salah satu fakta menarik tentang Vaksin Pneumokokus Konjugat (PCV) adalah bahwa vaksin ini secara signifikan mengurangi kejadian invasive pneumococcal disease (IPD) di antara individu yang divaksinasi dan telah menghasilkan herd immunity, yang melindungi populasi yang tidak divaksinasi, terutama anak-anak dan orang dewasa yang lebih tua, dari infeksi pneumokokus.
Efek perlindungan kawanan ini sangat penting dalam mengurangi penyebaran penyakit pneumokokus dan komplikasi terkait, seperti pneumonia, meningitis, dan bakteremia.
Rabies
Vaksin rabies adalah salah satu dari sedikit vaksin yang diberikan setelah terpapar virus, bukan sebelum terpapar. Hal ini dikarenakan rabies merupakan virus yang bekerja cepat dengan masa inkubasi yang relatif lama, sehingga vaksinasi pasca pajanan menjadi efektif dalam mencegah timbulnya gejala dan perkembangan penyakit.
Rotavirus
Vaksin rotavirus sangat penting untuk menjaga kesehatan anak-anak karena rotavirus adalah penyebab umum diare berat pada anak-anak, yang dapat menyebabkan dehidrasi serius dan bahkan kematian.
Tifoid
Kemajuan teknologi vaksin kemudian mengarah pada pengembangan vaksin tifoid yang lebih efektif dan lebih aman, termasuk vaksin yang dilemahkan hidup dan vaksin polisakarida Vi. Vaksin-vaksin ini telah memberikan kontribusi yang signifikan dalam pencegahan demam tifoid di seluruh dunia, terutama di daerah-daerah di mana penyakit ini merupakan penyakit endemik.
Saat ini, vaksin tifoid direkomendasikan untuk wisatawan yang mengunjungi daerah dengan risiko tinggi demam tifoid dan juga digunakan dalam program imunisasi rutin di negara-negara endemik untuk melindungi populasi yang berisiko.
Varicella
Vaksin varisela, umumnya dikenal sebagai vaksin cacar air, aman dan efektif untuk mencegah cacar air, infeksi virus yang sangat menular yang disebabkan oleh virus varicella-zoster.
Klinik Vaksin Anak Jogja Tersedia di Opal Dental
Untuk Moms yang sedang mencari klinik vaksin anak jogja yang terpercaya bisa mengunjungi Opal Dental. Karena saat ini vaksin untuk anak sudah tersedia di Opal Dental. Moms bisa mengonsultasikan terkait vaksin yang ingin diberikan kepada sang anak.
Berikut ini beberapa vaksin untuk anak yang tersedia di klinik Opal Dental:
Bacillus Calmette Guerin (BCG)
Moms harus tau manfaat dari vaksin BCG ini, sudah lebih dari 80% bayi yang lahir diberbagai belahan dunia sudah mendapatkan vaksin jenis BCG. Vaksin ini sudah dikembangkan sejak 80 tahun yang lalu dan menunjukan bahwa manfaat vaksin anak jenis bacillus calmette guerin tersebut dapat mencegah penyakit Tuberkulosis (TB) pada anak.
Berdasarkan dari data yang kami dapatkan dari bakterilogis bahwa selalu terjadi kasus TB sebanyak 759 bayi dari setiap 100.000 bayi yang lahir. Untuk itu para Moms juga sangat dianjurkan untuk memperhatikan kesehatan anak dengan melakukan vaksin BCG supaya tidak terjangkit penyakit tuberkulosis.
Biasanya penyakit TB ini menimbulkan beberapa tanda seperti Demam yang cukup lama, batuk, berat badan menuru, lemas, dan juga keringat dingin pada waktu malam hari. Tetapi jangan terlalu khawatir juga karena dengan melakukan vaksin tersebut dapat mencegat terjangkit penyakit TB.
Nah, buat moms yang pengen tanya kapan waktunya anak melakukan vaksin? yaitu setelah lahir atau sebelum usia dua bulan. Namun setelah dilakukan vaksin pasti akan menimbulkan beberapa efek seperti nyeri dan bengkak di lokasi sekitar suntikan dan akan menjadi ulkus pada minggu ke dua sampai ke empat.
Bengkak yang terjadi akibat dari vaksin BCG tersebut merupakan hal yang wajar jadi tidak perlu ada penanganan khusus. Apabila bisul dari bengkak tersebut pecah, Anda bisa mengompresnya dengan NaCL atau air matang yang bersih untuk membersihkan nanah yang keluar.
Anak tidak boleh melakukan vaksin BCG apabila: memiliki riwayat alergi terhadap vaksin BCG, riwayat HIV. dan riwayat imunodefisiensi.
Untuk reservasi Moms bisa datang langsung atau mengunjungi instagram @opal.dental. Atau bisa konsultasi dahulu via chat dengan admin.
Vaksin Dengue
Salah satu hal yang wajib kamu jaga yaitu kesehatan tubuh anak. Untuk meningkatkan kekebalan tubuh agar terhindar dari penyakit demam berdarah, kamu bisa melakukan vaksin dengue. Vaksin ini mengandung virus dengue tetravalen namun sudah dilemahkan. Kandungan tetravalent ini bisa membuat tubuh kebal terhadap 4 virus. Ini juga disebut sebagai dengue serotipe 1-4. Vaksin ini merupakan kemajuan besar karena sudah teruji aman, terjangkau, serta efektif untuk melawan 4 virus. Hal ini juga penting untuk mencapai tujuan WHO yaitu untuk mengurangi morbiditas. Para pakar mendiskusikan virus ini dan mengatakan bahwa vaksin ini adalah sebuah inovasi yang baik untuk pencegahan demam berdarah. Terutama menyorot pada penyakit yang ditularkan oleh nyamuk.
Angka Kejadian Dengue
Hingga saat ini demam berdarah masih menjadi masalah global. Penderita penyakit demam berdarah juga terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Semua orang berisiko terkena infeksi dari virus dengue, menginat prevalensinya yang luas. Telah terjadi peningkatan kasus demam berdarah di wilayah Asia Tenggara seperti Vietnam, Filipina, dan Thailand dengan jumlah peningkatannya sebesar 46% terhitung sejak tahun 2015-2019. Demam berdarah lebih mudah tersebar di wilayah tropis dan subtropis di berbagai penjuru dunia, yaitu kurang lebih 1,8 miliar orang.
Di Indonesia, dilihat dari sisi penyebarannya pada tahun 2022, ada 6 provinsi yang memiliki jumlah kasus demam berdarah tertinggi, yaitu:
- Provinsi Jawa Barat (27.657 kasus)
- Provinsi Jawa Tengah ( 8.760 kasus)
- Provinsi Jawa Timur (8.356 kasus)
- Provinsi Jakarta ( 5.632 kasus)
- Provinsi Sumatera Utara (5.302 kasus)
- Provinsi Kalimantan Timur (3.531 kasus)
Manfaat Vaksin Dengue
Empat jenis virus dari virus dengue ini diltularkan oleh nyamuk Aides aigypti yang menyebabkan penyakit demam berdarah. Jika terjangkit, gejala awalnya seperti demam, nyeri sendi dan otot, lalu ruam pada kulit. Gejala beratnya bisa menjadi lebih parah seperti mimisan, BAB berdarah, muntah, pingsan, hingga kematian.
Jadwal Vaksin Dengue
Teruntuk para Moms yang ingin melakukan vaksin pada anak di klinik kami alangkah baiknya jika mengetahui jadwal pelaksanaan vaksin yang akan kami informasikan di bawah ini. Tujuannya adalah supaya Moms bisa melakukan janji temu dengan dokter anak jogja terbaik yang ada di Opal Dental. Nah, selain itu kami juga akan memberikan informasi terkait kapan kita harus melakukan vaksin pada anak dan juga jika sudah dewasa dan lansia bolehkah kita melakukan vaksin? temukan jawabannya berikut ini.
Anak
Ada 3 kategori jenis vaksin yang pertama adalah vaksin untuk anak dengan usia yang sudah ditentukan, antara lain:
- Usia 6-18 tahun
- 2 dosis, jarak antar dosis 3 bulan
Dewasa
Kemudian kategorial yang kedua yaitu vaksin untuk orang dewasa:
- Usia 18-45 tahun
- 2 dosis, jarak antar dosis 3 bulan
Lansia
Untuk vaksin terhadap lansia sampai saat ini belum direkomendasikan, sehingga kamu bisa simak informasi yang akan terus kami update di website ini.
Efek samping pasca vaksin
- Bengkak di titik suntik
- Mual
- Nyeri Kepala
- Nyeri Otot
- Demam
Pasien yang tidak direkomendasikan
- Kontraindikasi
- Riwayat Alergi berat terhadap vaksin HPV DAN HIV
- Hamil dan Menyusui
Yuk Datang Ke Klinik Opal Dental Untuk Melakukan Vaksin Anak
Setelah mengetahui pentingnya vaksin pada anak, tentunya para orangtua harus mulai mencari informasi terkait vaksin untuk anak. Untuk anak jangan coba-coba, lakukan vaksin ditempat yang aman dan terpercaya.
Yuk datang dan konsultasikan ke Opal Dental, karena saat ini Opal Dental menyediakan layanan vaksin untuk anak. Tak perlu ragu karena vaksin dilakukan oleh dokter yang sudah berpengalaman dan tentunya terpercaya untuk melakukan vaksin pada anak.
Akhir Kata
Demikian informasi untuk vaksin pada anak serta rekomendasi klinik vaksin anak jogja dengan kualitas pelayanan yang terbaik. Setelah mengetahui pentingnya vaksin pada anak, Moms harus mulai mempertimbangkan klinik vaksin yang terpercaya untuk si buah hati. Semoga artikel ini membantu dan dapat memberi informasi!
Jangan sampai para Moms salah memilih klinik untuk melakukan vaksin pada anak kesayangan.