Perawatan Gigi yang Boleh Dilakukan Saat Puasa
Mei 21, 2018
Show all

Bleaching/Whitening Gigi: apakah merusak gigi ?

whitening gigi

oleh : drg. Leny Aggitya

 

Bleaching! Salah satu perawatan gigi yang banyak menyita perhatian khalayak ramai. Siapa sih yang tidak ingin giginya kelihatan putih dan shiny? I bet everyone wants it. Tapi pasti tidak sedikit dari kalian yang penasaran bagaimana sih cara memutihkan gigi itu sendiri? Apakah bleaching akan mengikis bagian terluar gigi yang berwarna kuning sehingga tampak putih? Apakah merusak struktur gigi, berbahaya atau tidak, dan masih banyak lagi. Disini kita bakal bahas tentang proses yang terjadi ketika bleaching/whitening gigi.

Before & After Bleaching

Apa itu bleaching?

Bleaching, seperti yang udah kalian ketahui merupakan suatu proses pemutihan gigi. Prosesnya dilakukan dengan menggunakan bahan kimia yang berbahan dasar peroksida untuk membantu menghilangkan stain ekstrinsik (dapat disebabkan oleh kebiasaan minum teh, kopi, merokok, dll) sehingga hasilnya dapat mencerahkan warna gigi. Perubahan warna yang terjadi pada proses bleaching tergantung dari masing-masing individu, dengan kata lain hasil antara individu satu dan yang lain bisa berbeda tingkatannya.

 

Proses bleaching

  1. Sebelum dilakukan proses bleaching, dokter akan mengukur warna awal gigimu dan nantinya akan dibandingkan dengan warna setelah bleaching.
  2. Pemberian gel pelindung gusi untuk mencegah iritasi gusi apabila berkontak dengan bahan bleaching.
  3. Pengolesan bahan bleaching berupa gel pada permukaan gigi, dan kemudian dilakukan penyinaran dengan blue LED light kemudian didiamkan selama beberapa menit. Tahapan ini diulang 2-3x untuk mendapatkan putih yang optimal.

Bahan kimia yang digunakan pada proses bleaching menggunakan konsetrasi yang sudah teruji dan dipastikan dalam batas aman. So, kamu tidak perlu lagi khawatir mengenai keamanan bahan yang dipakai untuk bleaching. Bahan bleaching biasanya mengandung peroksida yang akan mengoksidasi stain dari gigi sehingga bisa mencerahkan warna gigimu, bukan mengikis permukaan gigi.

Sensitivitas gigi dapat terjadi 24 jam paska proses bleaching, akan tetapi setelah periode ini tidak akan rasa sakit apapun pada gigi.

Proses penyinaran dengan blue LED light

Do’s and Don’ts

Supaya hasil bleaching bisa maksimal, sebaiknya kamu jangan mengonsumsi makanan atau minuman yang menyebabkan kembalinya stain gigimu seperti teh, kopi, atau makanan berwarna lain selama 1-2 minggu. Hasil bleaching masih bisa meningkat selama rentang waktu tersebut. Tapi untuk hasil bleaching yang lebih maksimal dan tahan lama sebaiknya kamu mengurangi kebiasaan minum kopi dan teh ataupun merokok.

So, what are you waiting for? Yuk jadwalkan appointment di Opal Dental untuk bleaching gigi. Kenapa harus nunggu lebih lama untuk improve senyummu jadi lebih cerah? There’s no more thing to be worried !

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *