BEHEL HARUS CABUT GIGI ?

whitening gigi
Bleaching/Whitening Gigi: apakah merusak gigi ?
November 19, 2018
SAKIT GIGI CENUT-CENUT, HARUS APA?
February 1, 2019
Show all

BEHEL HARUS CABUT GIGI ?

Pemasangan Behel Gigi

Okay, bicara tentang ngerinya pasang behel, 90% pasien yang mengeluhkan takut pasang behel sebenarnya takut CABUT GIGI. Betul?

Jadi, sebenarnya apa behel harus selalu cabut gigi?

Kenapa harus cabut gigi? Kalau tidak mau cabut gigi bagaimana? Kita bahas sau per satu yuk!

Pencabutan gigi saat perawatan otodontik alias behel TERKADANG diperlukan untuk menyediakan ruang untuk gigi bergerak. Misalkan pasien ingin gigi mundur banyak, kalau tidak ada ruangan giginya mau dimundurin kemana? Atau misalkan gigi berjejal banyak, ada gigi gingsul, ada gigi yang masuk ke dalam, untuk meluruskan gigi-gigi itu Ortodontis (dokter gigi spesialis behel) perlu tempat kosong untuk membuat gigi berjejer rapi. Nah oleh karena itu, untuk beberapa kasus yang memerlukan “tempat kosong untuk menata gigi” diperlukan cabut gigi.

Perlu dicatat bahwa TIDAK SEMUA perawatan behel harus pakai cabut gigi. Pada kasus gigi yang tidak memerlukan banyak ruangan (misal : gigi renggang, gigi hanya berjejal sedikit) tidak perlu dilakukan pencabutan. Jadi intinya, cabut gigi HANYA dilakukan ketika kasus gigi pasien memang memerlukan ruangan yang besar untuk menjadikan gigi-gigi tersebut rapi dan lurus.

Sebenarnya, metode pencarian ruangan untuk meluruskan gigi ini tidak hanya cabut gigi. Alternatif lain bisa dilakukan dengan cara melebarkan lengkung gigi (giginya ya, bukan rahangnya, tenang rahang & pipi tidak akan melebar J), mengikis gigi (dalam batasan yang diperbolehkan sehingga gigi tetap sehat & tidak sensitif), menggunakan alat tambahan untuk menggeser seluruh lengkung gigi (mini screw atau mini implant). Umumnya ortodontis akan menganalisa kasus gigi pasien paling cocok menggunakan metode yang mana.

Apabila pada suatu kasus sebenarnya ortodontis menganjurkan untuk cabut gigi tetapi pasien tidak mau, apa akibatnya? Tentu saja saat suatu kasus memiliki indikasi untuk cabut gigi supaya hasilnya maksimal, tetapi pencabutan tidak bisa dilakukan, maka hasil perawatan behel pun akan terpengaruh dan tidak bisa mencapai hasil yang maksimal. Konsultasikan dengan ortodontis apakah pencabutan gigi bisa diganti dengan alternatif metode pencarian ruangan yang lain, komunikasikan ekspektasi hasil perawatan dengan ortodontis supaya dapat dicapai hasil yang baik.

In any case, kalaupun perlu cabut gigi, sebenarnya pasien tidak perlu khawatir. Cabut gigi untuk behel itu tidak sakit karena gigi dalam kondisi sehat dan tanpa infeksi jadi penyembuhan juga sangat cepat. Berbeda dengan pencabutan pada gigi yang busuk atau rusak itu luka penyembuhan akan lebih lama pulih. Jadi, don’t worry too much!

 

Oleh:

drg. Stephanie Adelia Susanto, MM, Sp.Ort

Opal Dental

Jl. Pakuningratan 25 Yogyakarta 55233 – 081 228 991 991

Jl. Cendrawasih 1B Demangan Baru Yogyakarta – 0822 1101 9191

www.opaldentalindonesia.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *